Cara Kerja ALR EcoVision

Alur lengkap dari pengambilan foto hingga rekomendasi tindakan, dijelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami.

1. Kamera
Ambil foto lewat kamera HP/webcam atau unggah gambar.
2. Foto
Sistem menerima dan menyiapkan foto untuk dianalisis.
3. Analisis
Foto diproses oleh mesin analisis (AI).
4. Deteksi
Objek dan kondisi pada foto diidentifikasi.
5. Grid
Hasil deteksi dipetakan ke dalam grid area foto.
6. Indikator
Nilai kebersihan, kerapihan, vegetasi, drainase, dan sampah dihitung.
7. Eco Score
Seluruh indikator digabung menjadi satu skor 0-100.
8. Rekomendasi
Sistem memberi saran tindakan berdasarkan skor.
Pengambilan Foto

Anda mengambil foto langsung dari kamera perangkat, atau mengunggah foto yang sudah ada. Foto sebaiknya diambil dengan pencahayaan yang cukup dan mencakup seluruh area yang ingin diperiksa.

Pra-pemrosesan

Sistem memeriksa ukuran dan format foto, lalu menyiapkannya untuk tahap analisis berikutnya.

Analisis AI

Mesin analisis memeriksa foto untuk mengenali objek dan kondisi seperti sampah, vegetasi, genangan air, dan area bersih.

Deteksi Objek

Setiap objek yang terdeteksi diberi label beserta tingkat keyakinan (confidence) sistem terhadap deteksi tersebut.

Pemetaan Grid

Foto dibagi menjadi kotak-kotak grid (misalnya 4×4) yang diberi label seperti A1, B2, C3. Setiap objek yang terdeteksi ditempatkan pada sel grid yang sesuai, sehingga lokasi masalah lebih mudah ditunjuk.

Perhitungan Indikator

Hasil deteksi diterjemahkan menjadi nilai untuk lima indikator utama: Kebersihan, Kerapihan, Vegetasi, Drainase, dan Sampah.

Eco Score

Kelima indikator digabungkan menggunakan bobot tertentu menjadi satu skor akhir 0-100, dengan kategori Sangat Baik, Baik, Cukup, Perlu Perhatian, atau Perlu Tindakan.

Rekomendasi

Berdasarkan indikator yang rendah, sistem memberikan saran tindakan konkret, misalnya pembersihan area atau perawatan vegetasi.

Hasil analisis merupakan estimasi sistem dan dapat memiliki kesalahan. Gunakan sebagai alat bantu pemantauan, bukan pengganti pemeriksaan manusia.

Bagaimana Skor Eco Score Dihitung?

Bagian ini menjelaskan detail perhitungan secara terbuka, supaya angka yang muncul tidak terasa seperti "kotak hitam" - setiap skor bisa ditelusuri asalnya.

Langkah 1: Foto Dibagi Jadi Petak Grid

Foto dibagi menjadi kotak-kotak grid (misalnya 4×4 = 16 petak). Ukuran grid bisa diatur di menu Pengaturan (3×3 sampai 8×8).

Langkah 2: Tiap Petak Dianalisis Sendiri-sendiri

Untuk setiap petak, sistem mengambil sampel warna dari beberapa titik piksel di dalamnya, lalu mengukur lima ciri:

  • Dominasi hijau — indikasi tanaman/vegetasi
  • Dominasi gelap — indikasi kotoran/bayangan/benda menutupi
  • Terang & rata — indikasi genangan air/permukaan basah
  • Dominasi cokelat — indikasi tanah/daun kering
  • Tepi/kontras tinggi — indikasi tekstur benda kecil berserakan (sampah)
Langkah 3: Setiap Petak Diberi Satu Label

Kelima ciri di atas "bersaing" satu sama lain untuk tiap petak — label dengan kecocokan paling kuat pada petak itu yang dipakai (Sampah, Kotoran, Genangan Air, Vegetasi, atau Area Bersih). Setiap petak grid pasti mendapat satu label, tidak ada yang dilewati.

Langkah 4: Indikator = Persentase Petak

Inilah kunci supaya skor mudah ditelusuri: setiap indikator adalah persentase langsung dari jumlah petak yang tidak bermasalah, dibagi total petak. Contoh untuk grid 4×4 (16 petak) dengan 3 petak terdeteksi sampah:

Kebersihan = (16 − 3) ÷ 16 × 100 = 81

Artinya: 13 dari 16 petak (81%) tidak menunjukkan tanda sampah/kotoran. Begitu juga untuk Kerapihan, Vegetasi, Drainase, dan Sampah — masing-masing dihitung dari persentase petak yang relevan.

Langkah 5: Eco Score = Rata-rata Tertimbang

Kelima indikator digabung memakai bobot (persentase kontribusi) berikut, yang sudah ditentukan sistem agar seimbang antar aspek:

Kebersihan25%
Kerapihan15%
Vegetasi20%
Drainase20%
Sampah20%
Eco Score = Σ (nilai indikator × bobot) ÷ Σ bobot

Hasil akhir dibulatkan dan dikategorikan: 80-100 Sangat Baik, 60-79 Baik, 40-59 Cukup, 20-39 Perlu Perhatian, 0-19 Perlu Tindakan.

Setiap hasil analisis di ALR EcoVision menampilkan bagian "Rincian Skor" yang memuat perhitungan persis seperti di atas untuk foto tersebut, dan bagian "Keterangan" yang menuliskan jumlah & persentase petak per kategori dalam bahasa biasa — sehingga siapa pun bisa memverifikasi sendiri dari mana angka itu berasal.